Saturday, December 2, 2017

5 Sebab Blog Bahasa Indonesia Selalu Ditolak Google Adsense


Sudah bukan rahasia lagi kalau diterima Adsense untuk blog Indonesia itu sulitnya minta ampun. Blogger-blogger terdahulu yang sudah punya akun Adsense mungkin bisa ketawa-ketiwi menikmati hasilnya. Namun disisi lain, blogger-blogger yang sering ditolak Google Adsense hanya bisa bersedih seduh hati sambil gigit jari.
Karena sangat sulitnya diterima Adsense, maka fenomena penolakan Google terhadap blog-blog Indonesia sudah bukan lagi hal yang unik. Peristiwa semacam ini sudah berulang kali terjadi pada banyak blogger-blogger Indonesia yang sekarang, sehingga apabila ada satu orang yang ditolak Google Adsense maka yang lain pun mulai bosan dan enggak menggubris lantaran sudah terlalu biasa bahkan jadi hal yang umum.
Meski begitu, Anda perlu ingat kalau adanya suatu hal pasti ada yang menyebabkannya. Begitupun dengan fenomena penolakan akun Adsense, pasti juga ada hal-hal tertentu yang jadi sebabnya. Untuk lebih jelas mengenai apa saja penyebab akun Adsense blog Indonesia yang kerap mengalami penolakan, Anda bisa simak lewat opini berikut ini.

Penyebab Blog Indonesia Sering ditolak Google Adsense

Ditolak Google Adsense
Ada banyak hal yang menyebabkan blog-blog Indonesia sulit diterima Google Adsense. Tidak seperti penyebab-penyebab yang diulas oleh kebanyakan blog lain “yang selalu menyalahkan blog Anda”, kali ini Klik Mania mencoba memberikan penyebab yang lebih luas. Bagaimana, penasaran bukan!

1. Blog Tidak Menjanjikan dan Kurang Memenuhi Kriteria

Salah satu hal yang menyebabkan lamaran Ditolak Google Adsense adalah karena niche dan kualitas blog yang terbilang kurang menjanjikan. Adapun niche yang kurang menjanjikan biasanya adalah niche yang nilai klik iklannya sangat kecil dan terlalu umum digunakan oleh blogger lain, seperti misalnya niche blog.
Apabila blog Anda punya niche yang kurang menjanjikan maka harapan diterima Google Adsense sangat kecil. Apalagi jika blognya kurang memenuhi kriteria tertentu oleh Google, semisal kriteria jumlah pengunjung. Ya, meski Google sendiri tidak mengutarakannya secara langsung, namun tetap saja blog yang memiliki niche rendahan dengan pengunjung yang sedikit maka prospek pendapatannya akan kecil.
Jika saja blog seperti itu diterima akibatnya akan membuat si blogger tersebut jadi patah semangat karena pendapatan adsense-nya terlalu kecil. Pada akhirnya, blogger tersebut pun jadi merasa dirugikan waktu dan materi karena blog yang dikelolanya selama bertahun-tahun tidak kunjung memberikan hasil yang menjanjikan.
Oleh sebab itu, untuk menutupi sedikit kerugiannya, ada beberapa blogger yang memilih untuk menjual akun Adsense mereka. Jika pada akhirnya seperti ini, buat apa Google menerimanya dalam program Adsense dari awal. Bukankah akan lebih baik jika Google menerima blog dengan niche dan pengunjung yang memiliki potensi serta prospek menjanjikan daripada yang tidak!
Lagi pula, apabila Google menerima blog yang memiliki potensi tinggi, maka Google pun juga diuntungkan, terutama soal pendapatan Google yang jadi lebih besar.

2. Penjualan Akun Adsense Dimana-mana (Di kasih Hati, Minta Jantung)

Sebagai Blogger, Anda pasti pernah atau bahkan sering menemui orang yang menjual akun Adsense di sosial media dengan harga yang cukup mahal, mulai dari 200 ribu hingga 1 juta. Sejujurnya, penjualan akun Adsense ini tidak pernah diizinkan secara resmi oleh Google karena bagaimanapun juga ini akan menimbulkan penyalahgunaan akun Adsense.
Guna mencegah hal itu, mungkin Google mencoba untuk memperketat proses seleksi penerimaan Adsense sehingga hanya blog dengan niche dan pengunjung berpotensi saja yang diterima dalam program tersebut. Sebab hal ini pula, maka blogger pemula yang bukan penjual Adsense pun akan merasakan pahitnya getah penolakan Adsense.

3. Padatnya Publisher Adsense Blog di Indonesia

Sebagai program periklanan ternama didunia, Google Adsense tentu punya batas atau kuota publisher untuk negara tertentu. Di Indonesia sendiri, jumlah pengguna Adsense blog bisa dibilang sangat banyak. Anda bisa melihat hal ini melalui jumlah anggota yang bergabung di grub-grub blogger + Google Adsense yang ada di Facebook.
Disisi lain, jumlah publisher Adsense untuk konten video Youtube justru masih sedikit. Sebab itu kagak heran mengapa Daftar Adsense Youtube Lebih Mudah Ketimbang Blog?

4. Indonesia Tidak Masuk Dalam Daftar Negara yang di Mudahkan Adsense

Mungkin, karena jumlah pengguna Adsense blog di Indonesia sudah terlampau banyak, maka negara kita ini tidak masuk dalam daftar negara yang dimudahkan Google dalam mendaftar Adsense. Oleh sebab itu, mau secantik apapun template blognya kalau niche dan pengunjungnya tidak berpotensi menguntungkan maka akan sulit diapprove dan selalu ditolak Google Adsense
Apakah Indonesia Sudah Tidak Bisa Daftar Adsense Lagi?

5. Pengiklan Terlalu Sedikit

Di satu sisi jumlah publisher begitu membludak, sementara di sisi lain jumlah pengiklan begitu sepi. Tentu saja ini adalah masalah besar yang harus segera diatasi. Kalau tidak, itu akan menimbulkan ketimpangan yang berakibat iklan yang muncul hanya itu-itu melulu. Dan kalau sudah begitu, ada kemungkinan iklan tersebut akan dihargai murah (Sebagai promo Google untuk memikat pengiklan lain).
Kalau ini terus menerus berlanjut, akan berbahaya buat Google dan penerbit. Bahaya untuk Google karena pemasukan perusahaan jadi menurun, sementara bahaya buat penerbit adalah pasokan iklan jadi berkurang.
Untuk mengatasi itu, ada kemungkinan kalau Google akan mulai memusnahkan beberapa akun publisher Adsense yang dicurigai melanggar ketentuan. Selain itu, Google mungkin akan mencoba untuk membatasi penerimaan akun Adsense baru sehingga lamaran Anda selalu dipending atau bahkan ditolak.

Mengapa Pengajuan Google Adsense Saya Ditolak ? 50 Faktor Ini Bisa Membantu Anda Menjawabnya
Demikianlah penjelasan mengapa blog berbahasa Indonesia sering ditolak Google Adsense dalam program periklanan miliknya. Dengan adanya ulasan ini diharapkan dapat memberikan semangat dalam mengelola blog sehingga kedepannya bisa diterima Adsense tanpa harus mengalami penolakan. Ayo Semangat?

Salam Indonesia #Berita #followme #lifestyle #Repost #l4l #hot #f4f #wedding #video #indonesia #meme #2017 #lfl #foto #barcelona #bali #fff #jakarta #hotel #share #news #bandung #travels #viral #trending #surabaya #medan #jogja #dagelan #n #Info #fashion #like4like #instagram #followme #follow #fitness #instalike #likeforlike #lifestyle #TagsForLikes #instapic #workout #health #pink #insta #money #indonesia #interiordesign #nutrition #dinner #healthylifestyle #interior #Toronto #arte #queen #Wine #bali #school #jakarta #New #instagood #photooftheday #fashion #Beautiful #picoftheday #art #happy #photography #instagram #style #follow #instadaily #travel #life #cute #beauty #fun #amazing #photo #Selfie #smile #friends #motivation #like #inspiration #summer #design #makeup #cool Infoindo.ga

3 Syarat Penting Sebelum Upgrade Akun AdSense Hosted

Meskipun pada dasarnya kita mempunyai akun AdSense hosted, tidak serta-merta kita bisa langsung meng-upgrade akun AdSense hosted kita menjadi akun AdSense non-hosted. Karena pihak AdSense sendiri mempunyai persyaratan yang harus kita penuhi. Supaya kita bisa dikatakan sebagai publisher resmi, untuk menampilkan iklan AdSense di situs kita sendiri. Dan bahkan tidak hanya satu situs, 500 situs juga bisa. Asalkan kita telah mendapat akun AdSense non-hosted.
Berbicara Google AdSense, kira-kira ada tidak blogger yang tidak tergiur dengan AdSense? Dari iklannya yang relevan dengan situs dan pengguna, juga iklannya cukup ramah dengan blog sehingga blog terlihat lebih cantik.
Terlebih AdSense benar-benar bisa di jadikan usaha tetap (tentu itu untuk situs-situs besar) yang telah memiliki jutaan pembaca setia setiap harinya. Pastinya semua tergiur, bukti nyatanya blogger pemula sekarang termotivasi bukan karena menjadi blogger sebagai pemberi referensi, tapi lebih termotivasi karena ingin dapat uang dari AdSense. Menarik, bukan?
Kembali ke persyaratan meng-upgrade akun AdSense hosted menjadi non-hosted. Kita tentunya tahu peraturan menjadi publisher AdSense dengan membaca-baca syarat dan ketentuan yang sudah tertera. Tapi banyak juga yang mengabaikan persyaratan tersebut.
Entah itu karena menganggap remeh atau karena malas membaca. Yang jelas, AdSense begitu ketat, dan segala peraturannya harus di patuhi. Dan berikut syarat wajib sebelum upgrade akun AdSense hosted menjadi non-hosted.

1. Harus verifikasi PIN terlebih dahulu

Ketika Anda ingin meng-upgrade akun AdSense yang di hosting, entah itu dari YouTube ataupun dari Blogger, Anda tentunya harus menerima PIN dari AdSense terlebih dahulu, agar dapat menampilkan iklan di situs pribadi Anda.
Karena jika belum mendapat verifikasi PIN dari AdSense, maka Anda tidak akan pernah mendapat notifikasi apapun dari AdSense, meski sudah melakukan upgrade.
Jadi percuma saja Anda menunggu lama, karena sebelum Anda mem-verifikasi PIN, Anda tidak akan mendapat email apapun dari AdSense. Kecuali email selain notifikasi mengenai upgrade akun AdSense tersebut. Hal ini sudah tertera jelas pada halaman support Google, dan juga ini sebagai bukti nyata bahwa Anda adalah pemilik sah atas akun AdSense tersebut.
Jadi jika ingin meng-upgrade akun AdSense dari hosted ke non-hosted, maka pastikan dulu Anda sudah menerima PIN dan sudah memverifikasinya. Maka silahkan Anda melakukan upgrade. Tapi jika belum, sabarlah terlebih dahulu.

2. Harus pada situs yang berdomain level atas (TLD)

Hal ini juga sangat di wajibkan! Jika sebelumnya blog Anda masih ber-subdomain dan ingin meng-upgrade akun AdSense Anda, maka seharusnya Anda telah memiliki domain level atas (TLD).
Namun jika Anda belum mengerti apa itu domain TLD, maka saya kasih contohnya: klikmania.net dan im4j1ner.com (sedikit promosi) itulah situs dengan domain TLD. Untuk mendapatkannya, Anda bisa membelinya di layanan penyedia hosting di lokal maupun interlokal.
Namun bila ingin yang terjangkau dengan isi dompet, maka layanan hosting lokal bisa jadi pilihan. Itu terserah Anda. Begitupun jika Anda mendapatkan akun AdSense dari YouTube dan berniat meng-upgrade nya, maka Anda harus memiliki situs atau blog yang sudah berdomain TLD.
Jika sudah memilikinya, maka Anda bisa segera melakukan upgrade. Tapi jika belum, harap di siapkan dulu. Karena itu juga termasuk syarat utamanya.

3. Tetap patuhi peraturan

Meski sebelumnya blog Anda telah diterima secara penuh menjadi publisher AdSense, belum tentu juga bisa di terima saat melakukan upgrade. Karena saat di tinjau kembali, terkadang ada sedikit kesalahan yang tidak kita sadari, sehingga pihak AdSense menolaknya.
Hal ini mungkin disebabkan karena kita kurang mengontrol kecepatan akses ke blog kita, ataupun kita menambah sedikit gadget blog, sehingga memengaruhi kecepatan blog.
Atau bisa jadi karena ada konten yang sensitif terhadap kebijakan AdSense, yang tanpa sadar telah kita tulis. Sehingga itu bisa menjadi penghambat proses peningkatan akun AdSense kita.
Jadi sangat disarankan tetap patuhi peraturan AdSense, dan cobalah cek kembali kelayakan blog Anda sebelum melakukan proses up-grading akun AdSense.
Jika semua telah di penuhi, maka mudah-mudahan tidak ada kendala selama peninjauan. Dan bisa jadi tidak perlu menunggu waktu lama lagi, bahkan bisa sekali peninjauan langsung di terima secara penuh.

Poin penting

Jika Anda berhasil melakukan upgrade akun AdSense hosted menjadi non-hosted, maka Anda bisa memasang iklan AdSense di YouTube, blog ber-TLD, maupun blog ber-subdomain. Atau bahkan untuk aplikasi yang Anda buat yang Anda upload di PlayStore. Anda bisa memasangnya di manapun Anda suka.
Tapi tentu saja, meskipun akunnya sudah non-hosted, Anda harus tetap mematuhi kebijakan Google AdSense. Supaya akun AdSense yang sudah Anda perjuangkan tidak berakhir tragis hanya karena sebuah kecerobohan. Semoga postingan yang sedikit ini cukup membantu dan bermanfaat…


Salam Indonesia #Berita #followme #lifestyle #Repost #l4l #hot #f4f #wedding #video #indonesia #meme #2017 #lfl #foto #barcelona #bali #fff #jakarta #hotel #share #news #bandung #travels #viral #trending #surabaya #medan #jogja #dagelan #n #Info #fashion #like4like #instagram #followme #follow #fitness #instalike #likeforlike #lifestyle #TagsForLikes #instapic #workout #health #pink #insta #money #indonesia #interiordesign #nutrition #dinner #healthylifestyle #interior #Toronto #arte #queen #Wine #bali #school #jakarta #New #instagood #photooftheday #fashion #Beautiful #picoftheday #art #happy #photography #instagram #style #follow #instadaily #travel #life #cute #beauty #fun #amazing #photo #Selfie #smile #friends #motivation #like #inspiration #summer #design #makeup #cool Infoindo.ga

Friday, December 1, 2017

Pedoman Lengkap Cara Membaca Laporan Google AdSense Youtube dan Blog


Membaca laporan Google AdSense baik untuk Youtube maupun AdSense sebenarnya adalah perkara yang mudah. Google AdSense memberikan laporan yang sangat lengkap ditambah dengan tampilan grafik yang mudah dipahami. Selain itu kita bisa memilih sendiri bagaimana laporan kita ditampilkan.

Yang kita butuhkan dalam membaca laporan Google AdSense adalah telaten untuk mempelajari setiap pilihan yang diberikan. Rumusnya pencet saja setiap pilihan pilihan, karena tidak memengaruhi penghasilan kita 🙂 .
Namun ternyata masih banyak yang belum berani melakukan eksperimen membaca laporan Google AdSense. Terbukti dengan banyaknya publisher AdSense baru yang kebingungan dan mengadukannya ke Forum Indonesian AdSense Publisher Discussion. Mulai dari pertanyaan simple “Kok penghasilan tertaksir masih nol”, “Apakah ini sudah menghasilkan uang” sampai yang paling kompleks “Ini cara membaca AdSense gimana ya” sering sekali muncul di halaman diskusi.
Sayangnya pertanyaan pertanyaan ini terlalu sering diulang ulang sehingga saya tergerak untuk menulis artikel ini agar memudahkan pengguna Google AdSense baru dalam membaca laporan Google AdSense. Penjelasan penjelasan ini akan lebih fokus pada membaca laporan di Google AdSense sehingga mengenai pengaturan iklan dan lain sebagainya akan di jelaskan pada artikel lain.

Gambaran Umum Tampilan AdSense di Aplikasi dan Web

Membaca laporan Google AdSense bisa dilakukan melalui website Google AdSense maupun melalui aplikasi yang dibuka melalui smartphone. Secara umum isi laporannya sama, tetapi ada beberapa pilihan yang tidak tersedia di aplikasi dan tampilannya cukup berbeda jauh. Selain laporan, anda bisa melihat saldo anda hanya pada Google AdSense website, Aplikasi Google AdSense tidak menampilkan saldo Google AdSense.
Melalui website, Kita bisa melihat banyak pilihan mulai dari pengaturan iklan sampai dengan laporan penghasilan. Di bagian sidebar kiri kita bisa melihat beberapa pilihan yaitu Home, My Ads, Allow & blocks ads, Performance reports, Optimization dan Settings.
Pada bilah home anda sudah dapat melihat ringkasan laporan yang bisa anda atur laporan untuk kapan saja. Warna biru merupakan laporan dalam kurun waktu tertentu dan warna merah merupakan perbandingan dengan periode sebelumnya.
Pada bagian My Ads anda dapat mengatur tampilan iklan, dimana anda menampilkan iklan dan lain sebagainya. Allow & blocks ads berfungsi untuk memilih iklan mana yang boleh ditampilkan pada akun anda maupun yang akan anda block.
Pengaturan-pengaturan ini berlaku apabila anda memasang iklan AdSense di blog, sedangkan pada Youtube anda dapat melakukan pengaturan di laman Youtube. Performance report merupakan laporan lengkap mengenai performa iklan pada blog atau Youtube kita.
Melalui aplikasi Google AdSense di smartphone kita hanya dapat melihat laporan saja, tidak dapat melakukan pengaturan iklan. Pada bagian menu kita dapat memilih untuk melihat laporan berdasarkan ringkasan, produk, saluran khsus, saluran URL, situs, negara, platform, unit iklan, ukuran iklan, jenis iklan, jaringan iklan, jenis penargetan dan jenis penawaran. Setiap pilihann ini akan memberikan laporan secara lengkap. Sedangkan menu setelan hanya untuk mengatur jangka waktu penyegaran.

Perbedaan Laporan Google AdSense Youtube dan Blog

Membaca laporan Google AdSense Youtube dan blog memang memiliki perbedaan. Hal ini karena blog melaporkan traffic dan taksiran penghasilan setiap hari sedangkan Youtube melaporkan traffic setiap hari namun tidak menampilkan taksiran penghasilan.
Pengasilan AdSense Youtube langsung masuk menjadi saldo dan baru masuk setiap tanggal 12-15. Saldo yang masuk adalah penghasilan dari traffic bulan lalu. Jadi penghasilan anda dari tanggal 1 sampai 31 Januari baru akan masuk menjadi saldo AdSense antara tanggal 12-15 Februari.
Perbedaan lainnya adalah kita tidak bisa mengoreksi seberapa banyak invalid klik yang ada pada Youtube, sedangkan pada Blog kita bisa mengoreksi invalid klik. Saldo dari Youtube yang masuk ke Google AdSense akan memilki perbedaan yang cukup jauh dengan analytic yang ditampilkan oleh Youtube. Hal ini berbeda dengan penghasilan dari  Blog yang sudah bisa ditaksir melalui Google AdSense.

Membaca Laporan Google AdSense Dari Home Page

membaca laporan google adsense
Homepage Google AdSense
Pada Homepage Google AdSense kita sebenarnya sudah bisa melihat ringkasan perkembangan performa Google AdSense yang kita miliki. Pada bagian atas kita bisa melihat perkembangan penghasilan tertaksir. Disini disajikan penghasilan tertaksir mulai dari penghasilan hari ini, kemarin dibandingkan dengan hari yang sama pekan lalu, tujuh hari terakhir dibandingkan tujuh hari minggu lalu dan bulan ini dibandingakan dengan periode yang lalu.
Selain itu, pada sisi kanan atas, kita dapat melihat saldo yang kita miliki dan pembayaran terakhir oleh Google AdSense. Kemudian dibawahnya terdapat laporan mulai dari ringkasan kinerja yang isinya hampir sama dengan ikhtisar pada Performace Report.
Tulisan berwarna hitam merupakan kinerja selama periode yang kita tentukan, sedangkan dibawahnya terdapat angka berwarna hijau atau merah. Angka berwarna hijau berarti terjadi peningkatan sebesar angka yang hijau dibandingkan periode sebelumnya. Angka berwarna merah berarti terjadi penurunan kinerja dibandingkan periode sebelumnya.
Disediakan juga grafik grafik kecil yang merupakan perbandingan antara periode yang dipilih dengan periode sebelumnya. Hal ini sangat memudahkan kita dalam memahami laporan Google AdSense. Namun laporan pada homepage ini hanya dapat anda temukan pada website Google AdSense. Pada aplikasi Google AdSense tidak disediakan laman homepage dan langsung masuk ke ikhtisar.

Membaca Laporan Google AdSense Dari Performance Report

Pada bilah Performance report anda akan disuguhkan dengan pilihan pilihan lain. Pilihan pilihan ini meliputi My Report yang berisi Default Report, New Report dan Manage Report. Kemudian ditampilkan juga Common reports, Advanced reports dan Events. Kali ini saya akan menjelaskan mengenai Default Report, karena bagian inilah yang paling mudah untuk membaca berapa banyak penghasilan kita dari iklan.
Pada bagian Default Report disajikan Ikhtisar, Klik, Tampilan, Tampilan Aktif, Keterlibatan, Sesi Iklan dan Khusus. Kita dapat mengklik setiap pilihan ini dan tampilan laporan kita akan berubah. Kita bisa menggabungkan beberapa laporan sekaligus menjadi sebuah grafik. Ada beberapa bagian yang selalu keluar dalam setiap pilihan, misalnya Penghasilan Tertaksir.

1. Penghasilan Tertaksir

membaca laporan google adsense
Tampilan Ikhtisar Google AdSense
Penghasilan tertaksir merupakan taksiran penghasilan kita dalam kurun waktu yang telah kita tentukan. Penghasilan tertaksir ini merupakan perkalian dari jumlah klik dengan BPK atau perkalian RPM laman dengan tampilan laman dibagi seribu atau perkalian Jumlah tayangan dengan PPS Tayangan dibagi seribu.
Perhitungan harus dibagi seribu karena PPS Tayangan dan RPM Laman merupakan harga setiap seribu tayangan atau tampilan laman.

Pada Google AdSense Blog, penghasilan tertaksir akan selalu berubah setiap terjadi pergerakan traffic. Namun pada Google AdSense Youtube, penghasilan tertaksir kita akan selalu berisi 0 “nol” dan tidak akan pernah bertambah.
Anda tidak perlu khawatir, tunggu saja sampai tanggal 15 bulan depan, penghasilan anda akan masuk dalam saldo Google AdSense. Perkiraan penghasilan bisa anda lihat pada laman Youtube atau menghitung sendiri dengan mengalikan seperti keterangan diatas.

2. Tampilan Laman

Tampilan laman merupakan laporan berapa kali laman anda dilihat oleh pengunjung. Laporan tampilan laman ini biasanya terdapat selisih dengan tampilan laman yang dilaporkan oleh Youtube atau Blog. Satu pengunjung tidak selalu menjadi satu tampilan laman, karena bisa saja satu pengunjung melihat beberapa halaman atau melakukan refresh pada halaman yang sama. Sehingga alangkah lebih baiknya apabila anda menggabungkan penggunaan statistik blog/channel Youtube dengan AdSense dan Google analytic.
Tampilan laman yang besar akan memiliki kemungkinan lebih besar lagi untuk menayangkan lebih banyak iklan. Sehingga tingkat penghasilan juga akan semakin meningkat, terlepas dari berapa harga iklan yang muncul dan di klik. Selain itu banyak iklan yang mensyaratkan untuk tampil hanya pada tampilan pada jumlah minimal tertentu.

3. Tayangan

Tayangan merupakan total berapa kali iklan ditayangkan pada channel Youtube atau laman blog kita. Perbandingan Tayangan iklan dan Tampilan Laman berbeda beda. Pada channel Youtube, satu tampilan laman bisa menampilkan sampai beberapa tayangan iklan apabila videonya panjang. Tetapi apabila video berdurasi pendek beberapa tampilan laman bisa jadi hanya satu tayangan.
Perbandingan tayangan iklan dengan tampilan laman pada blog tergantung dari berapa banyak kita memberikan iklan dalam satu halaman. Selain itu, tayangan iklan tergantung dari pengunjung channel atau blog kita. Pengunjung yang menggunakan Google AdBlocks pada browsernya, maka iklan tidak akan tayang. Hal ini sangat merugikan karena meskipun pengunjung tersebut sering datang ke channel atau blog kita, tidak akan menambah penghasilan.

4. RPM Laman

RPM Laman merupakan harga iklan rata rata setiap seribu tampilan laman. Pada Google AdSense Blog, perhitungan RPM laman dihitung dengan membagi antara penghasilan tertaksir dibagi tampilan laman. Pada Google AdSense Youtube, penghasilan tertaksir tidak ditampilkan sehingga anda bisa membalik rumus diatas. Kita bisa memperkirakan penghasilan tertaksir dengan mengalikan antara RPM Laman dengan tampilan laman dibagi seribu.
Penghasilan kita tidak ditentukan oleh RPM Laman, namun RPM laman hanya sebagai gambaran besarnya penghasilan setiap seribu kali laman kita dilihat oleh pengunjung. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi RPM Laman maka semakin efektif traffic yang kita miliki.

5. PPS Tayangan

Hampir sama dengan RPM Laman, PPS Tayangan merupakan harga iklan rata rata setiap seribu tayangan iklan. Perhitungan PPS Tayangan dihitung dengan membagi antara penghasilan tertaksir dibagi tayangan iklan. Pada Google AdSense Youtube,  kita bisa memperkirakan penghasilan tertaksir dengan mengalikan antara PPS Tayangan dengan tayangan iklan dibagi seribu. Sedangkan pada Google AdSense Blog semua sudah ditayangkan setiap hari.
PPS Tayangan yang tinggi mengindikasikan bahwa rata rata harga iklan yang tayang di laman kita cukup tinggi. Harga setiap iklan ditentukan oleh BPK, namun untuk melihat efektifitas tayangan iklan bisa dilihat dari PPS Tayangan.

6. Klik

membaca laporan google adsense
Performance report Google AdSense
Klik merupakan laporan yang menampilkan berapa kali iklan yang ditayangkan pada channel atau blog kita di klik oleh pengunjung. Pada blog, jumlah klik ini yang menjadi sumber penghasilan bagi blogger. Sedangkan pada channel Youtube, Klik ini tidak selalu berarti berapa kali iklan di klik oleh pengunjung. Namun juga termasuk berapa banyak iklan yang di tonton sampai tayangan iklan habis.
Saya sarankan jangan melakukan klik pada iklan yang ada pada channel atau blog anda sendiri. Meskipun signifikan untuk meningkatkan traffic, namun tindakan ini berbahaya. Tindakan ini dianggap oleh Google sebagai pelanggaran dan anda bisa ditendang dari keanggotaan Google AdSense.

7. BPK

BPK merupakan harga iklan rata rata setiap satu kali klik iklan. Besarnya nilai BPK sangat tergantung dari iklan yang tayang di Blog atau Channel Youtube. Yang memengaruhi nilai harga BPK atau harga iklan ini adalah traffic blog/channel, keyword yang ditarget, negara penonton, ukuran iklan dan jenis iklan.
Kita bisa melihat perkiraan harga iklan dari Keyword Planner Google Adwors, selain itu bisa juga di website wibssite lain yang menyediakan keyword planner. Anda bisa menargetkan kata kunci kemudian melihat perkiraan persaingan dan harga kata kunci.

8. RKT

Rasio Klik Tayang merupakan perbandingan antara klik dengan tampilan laman atau tayangan iklan dikali seratus persen. Semakin tinggi klik maka RKT akan semakin tinggi. Banyak yang menyebutkan bahwa batas normal RKT adalah 10%, apabila lebih tinggi dari itu maka beresiko terkena peringatan dari Google.
Sebenarnya tidak selamanya batas ini berlaku, selama klik yang didapatkan merupakan klik organik. Bukan dari tindakan tindakan yang yang menyalahi pedoman komunitas dan kebijakan Google. Namun tentu saja kita mengupayakan RKT jangan sampai terlalu tinggi, caranya adalah mengurangin intensitas dan kepadatan iklan dalam laman.
membaca laporan google adsense
Rincian traffic dan penghasilan perhari

9. Tampilan Aktif Dapat Dilihat

Tampilan aktif dapat dilihat merupakan perbandingan antara
tayangan yang dilihat dibandingkan dengan  total penayangan yang terukur. Masing masing bilah memiliki tampilan aktif sendiri sendiri sesuai dengan laporan apa yang ditampilkan. Laporan ini hanya menghitung tayangan iklan untuk konten, AdSense untuk video dan AdSense untuk game reguler. Data darin tautan atau alokasi dinamis tidak disertakan dalam perhitungan.

10. Waktu Terlihat Rata Rata

Waktu terlihat rata rata merupakan waktu rata rata iklan tampil dalam sebuah laman atau channel. Iklan dianggap terlihat apabila 50% pixel atau 50% dari ukuran iklan terlihat dalam layar. Selain itu iklan dianggap terlihat apabila terlihat pada layar minimal selama satu detik. Waktu terlihat rata rata ini menandakan seberapa lama pengunjung berada pada sebuah laman yang menunjukkan iklan.

Pedoman lengkap cara membaca laporan Google AdSense ini hanya sebatas pada cara membaca performance report. Karena yang paling banyak dibutuhkan dan dicari oleh publisher baru adalah masalah ini. Terutama bagi publisher AdSense Youtube, karena rata rata adalah pengguna yang benar benar baru memulai.
Sedangkan bagi publisher AdSense blog saya anggap rata rata sudah memahami mengenai AdSense 🙂 , karena butuh proses cukup panjaang untuk diterima sebagai publisher sehingga sudah belajar dari pengalaman.

Salam Indonesia #Berita #followme #lifestyle #Repost #l4l #hot #f4f #wedding #video #indonesia #meme #2017 #lfl #foto #barcelona #bali #fff #jakarta #hotel #share #news #bandung #travels #viral #trending #surabaya #medan #jogja #dagelan #n #Info #fashion #like4like #instagram #followme #follow #fitness #instalike #likeforlike #lifestyle #TagsForLikes #instapic #workout #health #pink #insta #money #indonesia #interiordesign #nutrition #dinner #healthylifestyle #interior #Toronto #arte #queen #Wine #bali #school #jakarta #New #instagood #photooftheday #fashion #Beautiful #picoftheday #art #happy #photography #instagram #style #follow #instadaily #travel #life #cute #beauty #fun #amazing #photo #Selfie #smile #friends #motivation #like #inspiration #summer #design #makeup #cool Infoindo.ga

5 Cara Meningkatkan Bayaran Adsense Indonesia


Ada banyak blogger Indonesia yang mengeluhkan betapa sedikitnya penghasilan yang ia dapatkan dari bayaran Adsense Indonesia, terlebih-lebih di awal tahun ini. Sebenarnya fenomena itu bukanlah hal yang mengherankan mengingat awal tahun merupakan waktu dimana para Pengiklan lagi malas berpromosi.

Meski begitu, bukan berarti tidak ada cara untuk meningkatkan penghasilan Adsense. Ada banyak hal yang bisa blogger lakukan agar pendapatan Adsense jadi besar.
cara menaikkan pendapatan google adsense

Cara Meningkatkan Bayaran Adsense

Berikut ini ada beberapa cara yang dapat diterapkan agar nilai klik atau impresi Adsense Anda jadi mahal sehingga ada kemungkinan untuk mengambil gaji tiap bulan dengan hasil yang memuaskan. Bagaimana, penasaran bukan?

1. Pastikan Niche dan Artikel Blog Relevan dan Menjual

Banyak para master yang menyarankan untuk menentukan niche sebelum membuat apalagi mengisi blog. Hal itu karena dengan menentukan niche dari awal, blogger bisa lebih terarah dalam membuat konten artikel.
Adapun maksud terarah disini ialah blogger maupun penulis bisa menulis artikel yang sesuai dengan niche serta relevan dengan iklan. Dengan membuat artikel yang relevan, secara otomatis akan membuat blog beserta artikel yang ada didalamnya jadi memiliki nilai jual.
Dengan demikian, pengunjung pun bukan hanya jadi lebih tertarik untuk mengklik iklan, tetapi juga akan mau melakukan transaksi melalui link iklan tersebut karena iklannya memang sesuai dengan apa yang sedang ia cari di artikel blog tersebut.
Apabila blog Anda mampu menarik banyak pengunjung untuk melakukan transaksi lewat iklan yang ia klik maka Google Adsense akan memberikan nilai plus buat blog Anda sehingga iklan yang tampil pun dihargai mahal. Kendati begitu, jangan lupa untuk memilih niche yang sesuai dengan hobi namun tetap memiliki nilai jual iklan yang tinggi.
Misalnya, jika punya hobi atau ketertarikan terhadap sepeda motor, buatlah blog yang seperti itu. Karena iklan yang tampil pun beragam, mulai dari iklan jual beli sepeda motor, onderdil, oli atau bahkan tempat bengkel.
Sayangnya hal seperti itu tidak akan terjadi jika Anda salah memilih niche, misalnya niche gado-gado. Loh bukannya itu bagus, bukankah iklannya jadi lebih beragam? Salah besar jika Anda mengira seperti itu, soalnya dalam mendaftar Adsense/Webmaster sendiri kita diharuskan untuk memberitahu apa niche/kategori blog kita.

Jika Google menanyakan hal seperti itu, tentu saja itu ada gunanya, salah satunya ialah membuat relevan iklan agar sesuai target.

2. Atur Posisi Iklan

Posisi iklan juga berpengaruh atas besar atau kecilnya pendapatan. Sebab itu, atur dan tempatkan iklan di ruang yang sekiranya terlihat nyaman dan bersahabat serta sangat terjangkau bagi pengunjung. Perhatikan juga penampilan iklan lewat versi desktop dan mobile.
Apabila penampilan iklan kurang baik diperangkat mobile, maka segera perbaiki dan begitu juga sebaliknya. Selain itu, jangan lupa untuk senantiasa pantau tampilan dan performa iklan Adsense blog Anda.

3. Blokir Iklan

Tidak semua iklan Adsense itu memberikan nilai besar dan halal buat penerbit. Oleh karena itu, cekallah iklan-iklan tertentu yang sekiranya tidak memberikan nilai yang besar. Cekal juga iklan-iklan yang mengandung unsur yang diharamkan dalam Islam misalnya, iklan yang terkait dengan riba, syirik dan lainnya. Dengan mencekal iklan yang murah atau haram, maka akan lebih memungkinkan buat iklan bernilai besar untuk tampil.

4. Tingkatkan Pengunjung

Pengunjung adalah alasan utama kenapa saldo Adsense berjalan. Sebab itu, jika ingin bayaran Adsense Anda meningkat maka tingkatkan juga jumlah pengunjung ke blog Anda. Akan tetapi, jangan selalu berharap meningkatkan pengunjung dari sosial media, apalagi kalau spam. Itu karena, Google seringkali akan memotong saldo Adsense ketika hendak gajian dengan alasan khusus.
Oleh sebab itu, tingkatkan pengunjung dengan cara yang bijak, misalnya dengan mempromosikan link blog di sosial media tetapi relevan dan tidak spam, meningkatkan SEO blog, mengiklankan blog di Adwords & FacebookAds dan lainnya.

5. Promosikan Adwords

Mungkin ini agak kurang masuk akal, tapi percayalah kalau dengan mempromosikan dan memperkenalkan Adwords, ada kemungkinan bayaran penerbit Adsense jadi naik. Hal itu disebabkan karena dengan memperkenalkan Adwords terutama kepada para pelaku bisnis maka populasi pengiklan pun jadi meningkat dan tentu saja itu akan memberikan keuntungan bagi Google dan Publishernya.
Untuk cara mempromosikan Adwords pun beragam. Anda bisa mengenalkannya secara langsung kepada “tukang-tukang” yang ada disekitar Anda atau bisa juga dengan membuat artikel khusus tentang Adwords.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar bayaran Adsense jadi maksimal. Namun, perlu diketahui bahwa cara-cara diatas hanya akan berfungsi apabila dilakukan dengan tekun dan fokus.


Salam Indonesia #Berita #followme #lifestyle #Repost #l4l #hot #f4f #wedding #video #indonesia #meme #2017 #lfl #foto #barcelona #bali #fff #jakarta #hotel #share #news #bandung #travels #viral #trending #surabaya #medan #jogja #dagelan #n #Info #fashion #like4like #instagram #followme #follow #fitness #instalike #likeforlike #lifestyle #TagsForLikes #instapic #workout #health #pink #insta #money #indonesia #interiordesign #nutrition #dinner #healthylifestyle #interior #Toronto #arte #queen #Wine #bali #school #jakarta #New #instagood #photooftheday #fashion #Beautiful #picoftheday #art #happy #photography #instagram #style #follow #instadaily #travel #life #cute #beauty #fun #amazing #photo #Selfie #smile #friends #motivation #like #inspiration #summer #design #makeup #cool Infoindo.ga

Contoh Gambar Iklan Google Adsense di Blog dan Website

Contoh Iklan Google Adsense – Google Adsense adalah layanan periklanan terbesar milik Google yang memungkinkan penerbit untuk menampilkan iklan dan menghasilkan uang. Hingga saat ini, hampir semua website dan blog yang ada di internet selalu menggunakan layanan Google Adsense untuk memonetisasi websitenya.

Hal tersebut enggak terlalu mengherankan sebenarnya. Mengingat Google Adsense telah terbukti lebih baik daripada jaringan periklanan lain dalam berbagai aspek, salah satunya adalah tampilan iklannya yang nyaman.
Ya, untuk saat ini tampilan iklan Adsense boleh dibilang cukup nyaman dan bersahabat di mata pengguna internet. Namun begitu, bagaimana sih penampakan iklan Google Adsense sebenarnya?
Mungkin ini adalah pertanyaan sepele, tapi ketahuilah kalau itu sebenarnya merupakan sebuah hal besar yang selalu bikin banyak orang jadi penasaran. Khususnya bagi mereka yang baru mengenal dunia Blog dan Google Adsense.
Lagi pula pertanyaan semacam ini sangat wajar bila ditanyakan, mengingat di internet kita bukan hanya bisa menemui satu jenis iklan saja. Ada juga jenis-jenis iklan lain yang memiliki bentuk dan ukuran yang beragam.
Sebab keberagamannya itu, banyak pengguna internet terutama dari kalangan pemula merasa bingung dan tidak tahu membedakan mana iklan Google Adsense dan mana yang tidak. Maka dari itu sangat penting dilakukan pengenalan terhadap iklan Adsense.
Berikut ini ada ulasan yang berisi contoh gambar iklan Google Adsense yang semoga bisa membantu dalam mengenali iklan Google Adsense.

Penampakan Gambar Iklan google Adsense di Blog dan Website

Ada banyak website di internet yang didalamnya terdapat penampakan iklan Adsense. Tapi, tidak semua website itu menggunakan iklan dari Adsense, meskipun di dalamnya terdapat iklan.
Untuk membedakan mana iklan Google Adsense dan mana yang tidak caranya sangat gampang.
Contoh iklan Google adsense
Enggak perlu melakukan hal yang ribet, Anda hanya perlu memperhatikan iklan yang ditargetkan. Apakah terdapat keterangan Ads by Google (Iklan oleh Google) ataukah tidak.
Jika iklan yang Anda amati terdapat keterangan Ads by Google pada bagian sudut kanan atasnya, maka itu berarti iklan tersebut adalah iklan Google Adsense.
Biar lebih jelas mengenai bagaimana tampilannya, bisa melihatnya melalui gambar-gambar penampakan iklan dari Adsense berikut ini:
Iklan Gambar 300×600
Iklan Teks
Beberapa contoh iklan Google Adsense yang ditampilkan di atas hanya sebagian kecil saja. Masih banyak contoh iklan Adsense lain dengan bentuk dan ukuran yang berbeda.
Meskipun begitu, dengan adanya beberapa contoh di atas, dirasa sudah lebih dari cukup untuk mengenali seluk beluk Adsense.

Salam Indonesia #Berita #followme #lifestyle #Repost #l4l #hot #f4f #wedding #video #indonesia #meme #2017 #lfl #foto #barcelona #bali #fff #jakarta #hotel #share #news #bandung #travels #viral #trending #surabaya #medan #jogja #dagelan #n #Info #fashion #like4like #instagram #followme #follow #fitness #instalike #likeforlike #lifestyle #TagsForLikes #instapic #workout #health #pink #insta #money #indonesia #interiordesign #nutrition #dinner #healthylifestyle #interior #Toronto #arte #queen #Wine #bali #school #jakarta #New #instagood #photooftheday #fashion #Beautiful #picoftheday #art #happy #photography #instagram #style #follow #instadaily #travel #life #cute #beauty #fun #amazing #photo #Selfie #smile #friends #motivation #like #inspiration #summer #design #makeup #cool Infoindo.ga